Pada tahun 1909, Michio Suzuki mendirikan perusahaan pemintal. Bisnis Suzuki cukup booming seiring dengan banyaknya permintaan alat pemintal dari industri silk / sutera. Sukses dengan alat pemintalnya, Suzuki mencoba masuk ke dunia motorcycle. Pada bulan Juni 1952, Suzuki membuat engine untuk sepeda, yang disebut “Power Free”. Engine ini 2 stroke, 36cc, dan single cylinder. Motor ini mempunyai 2 sprocket system, dimana dimungkinkan seorang rider untuk ngontel dengan dibantu engine.

9 bulan kemudian… Power Free ini mempunyai two-speed transmission. Enginenya pun mengalami perubahan dengan diadopsikan engine 60cc, dan dikenal sebagai “Diamond Free”. Sejak ini pelan-pelan Suzuki mulai berkembang dalam pemanfaaatan teknologi motor, dan mulai terjun ke dunia motor dengan meninggalkan bisnis alat pintal tersebut. Di tahun 1954, Suzuki mulai mengembangkan real bike. yaitu Colleda CO. Sejak saat itu, perusahaan ini bisa memproduksi 6000 motor sebulan. Colleda CO ini menggunakan engine 90cc, single cylinder dan 4 stroke.

Tahun 1954, terjadi perubahan nama dari Suzuki Jidosha Kogyo (Suzuki Automotive Industry red.) menjadi Suzuki Motor Co. Ltd. Tahun 1955, mengeluarkan Colleda COX 125cc single cylinder 4 stroke. Colleda COX adalah motor dengan engine terbesar yang dimiliki oleh Suzuki. Juga dipopulerkan versi 2 stroke yaitu Colleda ST, dimana terjadi perubahan dari 90cc menjadi 125cc. Banyak terjual motor jenis ini, bahkan tahun 1959, type motor Colleda ini telah menggunakan electric starter, dimana pada waktu itu sudah termasuk maju dan membikin kaget kompetitor motor lainnya termasuk pabrikan dari Eropa.

(Sumber: http://triatmono.wordpress.com)


Iklan