Category: Tips dan Trik


Tips memilih jas hujan

Saat musim hujan seperti sekarang ini, penting banget buat para pengendara motor untuk memiliki barang yang satu ini, yupz, Jas Hujan. Barang kecil tapi menjadi begitu besar manfaatnya saat kondisi cuaca yang tidak menentu seperti bulan-bulan ini. Ketika tiba-tiba di jalan kita terhambat dengan hujan yang mengguyur, dengan jas hujan tersebut perjalanan dengan sepeda motor tetap bisa kita lakukan.

Ada bermacam-macam merk dan jenis jas hujan, dan disini kita akan mencoba membagi tips memilih jas hujan yang nyaman dan aman untuk berkendara.

1.  Model

Pilih lah jas hujan model setelan baju dan celana, jangan memilih jas hujan model jubah atau model batman, karena jas hujan model ini akan sedikit mengganggu kenyamanan kita berkendara terutama saat hujan angin. Jas hujan model ini juga akan mengganggu pengendara lain yang berada di belakang atau disamping kita, karena kibasannya yang dapat membatasi pandangan pengendara tersebut.

2. Bahan

Pilih lah bahan yang awet dan tidak rembes. Seperti bahan dari PVC atau parasut yang tebal dan tidak mudah robek.

3. Resleting

Ketika memilih jas hujan periksalah kondisi resletingnya. Pilihlah resleting yang rapat agar air tidak mudah masuk dari celah-celahnya, atau lebih baik lagi memilih jas hujan yang tanpa resleting.

4. Jahitan

Sebisa mungkin memilih jas hujan yang tanpa jahitan (biasanya jas hujan yang terbuat dari PVC), seandainya terpaksa harus yang model jahitan maka periksa dari setiap jahitannya, upayakan harus rapat dan kuat untuk menghindari rembes dan robek akibat tiupan angin.

5. Harga

Tips yang terakhir, dalam memilih jas hujan, sesuaikan juga dengan kondisi keuangan kita, akan tetapi lebih baik mahal sedikit tapi awet, tidak rembes dan tahan lama dari pada murah tapi hanya sekali pakai dan bocor.

Sekian dulu tips dari kami semoga bermanfaat…

Untuk mendapatkan kinerja mesin yang optimal, penting untuk memilih oli yang berkualitas dan sesuai karakter mesin.

Salah satu komponen yang terpenting dari kinerja sebuah mesin adalah minyak pelumas atau oli. Minyak pelumas berfungsi mengurangi terjadinya gesekan-gesekan antarkomponen yang dapat mengakibatkan kerusakan pada mesin. Selain itu, minyak pelumas sekaligus berfungsi sebagai pelicin jalan bagi komponen-komponen tersebut.

Pada saat mesin bekerja, gesekan terjadi berulang-ulang antarkomponen mesin. Hal inilah yang dapat mengakibatkan keausan atau kerusakan pada bagian permukaan komponen tersebut. Nah, minyak pelumas inilah yang kemudian berfungsi membuat permukaan antarkomponen menjadi licin, sehingga gesekan langsung antarkomponen mesin tersebut dapat dicegah. Besarnya gesekan bisa menyebabkan mesin mengalami overheat hingga macet atau menyebabkan kerusakan pada silinder, piston, klep, laher dan lainnya, seperti ketidakberesan pompa oli, kebocoran saluran oli, dan bisa juga karena faktor salah pemakaian jenis oli itu sendiri.

Proses pembakaran di dalam dapur pacu mesin dapat menimbulkan oksidasi sehingga menghadirkan kerak dan korosi pada logam. Di sinilah, oli berfungsi untuk membersihkan bagian-bagian mesin dari oksidasi dan mencegah terjadinya karat di dalam mesin. Berdasarkan bahan bakunya, ada tiga jenis oli yang beredar di pasar, yakni mineral, semi sintetis, dan sintetis. Oli mineral, bahan dasarnya adalah minyak bumi yang diolah menjadi minyak pelumas. Jika kemudian hasil olahan tersebut ditambah dengan bahan sintetis lain untuk mencapai standar mutu yang lebih baik, maka produknya disebut pelumas semi sintetis.

Kualitas lebih tinggi lagi disebut oli sintetis. Oli sintetis kebanyakan dipergunakan untuk kendaraan yang sering dipacu dengan kecepatan yang cukup tinggi seperti balap. Dan tentu saja, harga oli sintetis ini lebih mahal dari harga oli mineral. Kekentalan oli (viskositas), standarnya diklasifikasikan berdasarkan tingkat kekentalannya. Dalam kemasan oli, biasanya ditemukan kode huruf dan angka yang memperlihatkan hal itu. Contohnya SAE 40, SAE 50, SAE 90, dan seterusnya. SAE singkatan dari Society of Automotive Engineers atau Ikatan Ahli Teknik Otomotif, yang menetapkan standar kekentalan pada suhu 100 oC. Angka di belakang huruf SAE menunjukkan tingkat kekentalannya.

Kode angka multi grade seperti 10W-50 merupakan kekentalan yang bisa berubah-ubah sesuai suhu di sekitarnya. Huruf W di belakang angka 10 adalah singkatan Winter (musim dingin). Jadi pelumas tersebut artinya mempunyai tingkat kekentalan yang setara dengan SAE 10 (di udara dingin), tapi ketika udara panas kekentalannya sama dengan SAE 50.

Dari sini, oli ternyata tidak hanya berfungsi sekedar melicinkan permukaan komponen mesin. Tetapi juga bisa berfungsi sebagai pendingin sekaligus pembersih kotoran-kotoran

Sumber: http://fotounik.net

Buat yang lagi kesulitan duit, terus kampas koplingnya udah agak-agak aus, ini ada triknya buat menghemat uang biar nggak usah beli kampas kopling selama beberapa bulan.

Caranya :

  1. Rendam kampas kopling yang sudah aus tadi di larutan bensin, kurang lebih satu jam aja.
  2. Setelah itu dikeringkan dan dipasang kembali seperti semula.
  3. Ketebalan kampas kopling yang aus dan baru berbeda jauh, hanya saja kalau sudah aus maka kampasnya agak keras dibandingkan dengan yang baru.
  4. Dengan cara diatas kampas kopling yang sudah aus pun akan melunak, karena adanya bensin tadi, sehingga nggak slip. (Yah lumayanlah untuk jarak sekitar 6.000 kilometer-an).
  5. Jarak pakai kampas kopling yand direndam ini tentunya berbeda-beda, tergantung tipe motornya, apakah pake kopling manual atau otomatis.

Silakan dicoba.

Busi harus setiap kali diperiksa, dibersihkan dan diganti bilamana perlu. Memakai busi yang tidak sempurna, kendaraan tidak dapat hidup dengan lancar. Berikut ini peraturan yang harus diperhatikan apabila kita hendak memelihara busi agar dapat tahan lama :

  1. Melepas busi harus memakai kunci busi, jangan sekali-kali memakai kunci pas.
  2. Sebelum busi dilepas lobang dimana busi berada harus dibersihkan terlebih dahulu.
  3. Bersihkanlah busi itu dengan minyak tanah, setelah bersih dikeringkan.
  4. Bersihkanlah draadnya memakai sikat kawat yang halus.
  5. Kikirlah electrode masa dengan kikir plaat tipis.
  6. Bila kita mengukur electrode, yang kita lengkungkan electrode masanya.
  7. Mengukur electrode dengan pengukur kawat bunder.

Periksalah ring dari busi bila kita mengganti atau melepas busi, paknya harus kita perhatikan, bila ia tidak ada ringnya harus diberi ring sebagai pakkingnya

Tips Modifikasi Motor

Motor modifikasi yang baik ternyata bukan sekedar ekstrem di bagian konstruksinya, namun harus pula memiliki desain yang menarik, mudah dikendarai serta masih nyaman untuk digunakan sehari-hari. Motor modifikasi bisa dan pantas menang sebagai yang terbaik jika konsep dan rubahan ekstremnya tersebut mampu membuat motor tersebut nyaman dikendarai untuk aktivitas sehari-hari. Apalagi bila hasil modifiksi itu adalah karya original dan bukan hasil contekan, itulah yang pantas menang.

Karena itulah, setiap kontes modifikasi yang diselenggarakan di indonesia haruslah memiliki regulasi yang mengacu pada hal itu.  Maksud hal ini sangat positif agar semua hasil modifikasi kita nanti tidak sekedar mencontek saja, tapi juga harus original.

Sumber : http://indomodif.blogspot.com