Latest Entries »

Bagian Dalam Hidupku

Merenung dalam kegelapan

Mengingati sisi-sisi perbedaan

Cerita dalam untaian nada manisnya cinta

 

Ketika lara datang menyibak kalbu

Serasa pilu menyeruak dihati

Sakiiiit hati ini…

 

Keindahanpun lalu terbang tak tergapai

Walau rasa cinta setetes masih tertinggal disana

Walau harus kukibaskan nada manisnya cinta

 

Kasih….

cintamu tetap menjadi bagian dalam hidupku…

Iklan

Tangis para pemain Indonesia pecah begitu wasit asal Australia Peter Daniel Green meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir. Saat para pemain Malaysia bersujud syukur atas gelar juara Piala AFF yang diraih, beberapa penggawa skuad Merah Putih bersujud lemas. Kecewa. Sedih. Merasa bersalah kepada masyarakat Indonesia yang sudah habis-habisan mendukung.

Wajah para pemain makin terlihat memelas saat di depan hidung mereka para pemain Malaysia bersorak-sorai mengangkat trofi juara. Saat skuad Harimau Malaya, julukan timnas Malaysia, masih merayakan kemenangan di atas podium, satu per satu pemain Indonesia beringsut meninggalkan lapangan menuju ruang ganti.

Kepala mereka tertunduk. Mata mereka sembap. Tidak satu pun kata keluar dari mulut mereka. Padahal, dalam lima laga home sebelumnya, mata para pemain selalu berbinar-binar setiap melewati jalan menuju ruang ganti. Bibir asisten pelatih Wolfgang Pikal bahkan masih terlihat bergetar. Hanya pelatih Alfred Riedl yang tetap terlihat “dingin”, gaya khasnya.

Suasana beku tersebut belum berubah ketika tim meninggalkan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pukul 22.15. Hal itu terjadi tak lain karena ribuan suporter Merah Putih ternyata masih setia menanti dan mendukung penuh para pahlawan timnas tersebut.

Ribuan suporter itu sengaja menunggu bus PSSI yang mengangkut para pemain karena ingin tetap memberikan semangat kepada Firman Utina dkk. Di dalam bus yang berjalan lambat, skuad timnas hanya bisa melambaikan tangan kepada para pendukung fanatik tersebut. Di sepanjang jalan menuju Hotel Sultan tempat mereka menginap, massa di kanan kiri jalan juga tak henti-henti mengelukan nama para pemain. Skuad timnas pun tampak terharu melihat antusias para penggila bola (gibol) tersebut.

Tim Nasional Indonesia, Tetap semangatlah.. Kami akan selalu mendukungmu dan garuda akan selalu ada di tersemat di dada kami..

Sumber:www.jpnn.com

Gelaran akbar 2 tahunan sepakbola antar asia tenggara, AFF Suzuki Cup 2010, membawa STERIL (Suzuki Thunder Independent Lampung) untuk mengadakan acara nonton bareng final AFF Suzuki Cup 2010 yang mempertemukan antara Indonesia dan Malaysia. Bersama dengan club suzuki lainnya yaitu LSSC, SCL dan Lasac acara ini terselenggara dengan meriah dan tertib.

Kurang lebih ada 1000 orang lebih memadati halaman dealer suzuki ahmad yani bandar lampung. Malam itu begitu terasa sekali nasionalisme para penonton, semuanya meneriakkan indonesia… indonesia.. indonesia…. nyanyian-nyanyian garuda didadaku terdengar begiu kompak.

Permainan cantik yang di tunjukkan oleh tim nasional Indonesia membuat para penonton semakin bersemangat. Babak pertama tanpa gol tidak menyurutkan penonton untuk tetap mendukung tim kebanggaan kita. Babak kedua dimulai saat gawang Indonesia yang di jaga oleh markus harison kebobolan membuat semua penonton tertunduk, saat gol penyeimbang yang di sarangkan ke gawang malaysia membuat para penonton berteriak goooolll, dan sontak penonton pun berdiri dan bersuka cita, dan ketika gol kedua Indonesia bersarang kembali penontonpun kembali bersorak sorai. Hingga peluit tanda berakhirnya pertandingan berbunyi skor tetap 2-1 untuk Indonesia, walaupun menang Indonesia harus iklas menyerahkan mahkota AFF Suzuki Suzuki Cup ke Malaysia yang sudah menang 3-0 pada pertemuan pertama.

Walaupun mahkota juara tidak sampai ke tangan kita, namun acung jempol untuk tim nasional indonesia yang telah berjuang habis-habisan untuk merebut kemenangan, dan acung jempol juga untuk supporter yang telah ikut proaktif dengna tetap menjaga sportivitas, dan buat kami indonesia tetap Juara dan Garuda tetap di dadaku…

Lihat dan Download foto2 acara   KLIK DISINI

Malam itu, 25 Desember 2010, sesuai rencana Pelantikan STERIL angkatan X akan dilakukan pukul 20.00, tetapi karena sesuatu dan lain hal, (biasalah jam nya para biker,, ngareeet) acara baru bisa dimulai sekitar pukul 22.00 wib.

Rombongan STERIL sekitar 20 motor bergegas menuju pantai kelapa rapat, setiba disana karena kondisi yang tidak memungkinkan alias karena tidak adanya lampu penerangan, rombongan pun bergeser menuju pantai mutun.

Setiba di Mutun, rombongan langsung berkumpul dan siap mengadakan acara inti yaitu pelantikan angkatan X. Peserta pelantikan kali ini berjumlah 6 orang dari 8 orang yang di rencanakan, mereka adalah bro kasman, bro adi KPU, bro muhtar, bro iyek, bro yosep dan bro jepri.

Pelantikan dimulai dengan mendengarkan pengarahan dari ketum STERIL yaitu bro rahmat, dilanjutkan dengan orientasi seputar mental dan kekompakan dari bro wanto dan bro hendra. Disini mereka menunjukkan bagaimana kekompakan ketika berkendara di jalan, ketika salah satu dari mereka mendapatkan trauble. Selain itu juga pembinaan mental dan keberanian dari para peserta pelantikan.

Orientasi berikutnya adalah pengenalan motor, seputar kerusakan2 yang terjadi dan beberapa hal-hal penting yang mencakup tentang savety riding, tutor pada sesi ini adalah bro firman(kyai), bro ryan dan bro sobri. Disini para peserta pelantikan mendapatkan pengetahuan tentang kerusakan seputar motor, bagaimana memperbaikinya dan trik-trik jitu dalam menghadapi kemungkinan terjadi kerusakan tiba-tiba saat di jalan.

Orientasi terakhir dengan tutor  Bro Syarif, bro bobi dan bro chandra, disini mereka di didik tentang kebersamaan dan loyalitas terhadap club. Ada beberapa permainan yang mesti mereka lakukan pada sesi ini untuk menguji seberapa kuat kebersamaan dan loyalitas mereka terhadap club ini. Sampai pada akhirnya Stiker keanggotaan pun di pasang pada motor mereka masing-masing yang menunjukkan identitas keanggotaan resmi.

Pada pagi hari nya sekitar pukul 06.00 wib, rombongan pun bergegas kembali menuju bandar lampung. Perasaan senang dan bangga karena pelantikan kali ini berjalan sukses dan tanpa hambatan yang berarti… (Syarif)

Lihat dan Download foto-foto pelantikan angkatan X KLIK DISINI

Asa ku

Aku tau
hatimu memang telah menjadi miliknya
aku tidak tahu
apakah aku masih bisa mencntaimu
mengisyaratkan seutas makna dalam kegemingan
meluluhkan tirai-tirai kalbu
yang semakin mengeraskan hatimu padaku

aku tidak tau
apakah aku masih bisa
terus menyimpan rasaku dalam kediaman
menyanyikan suara-suara rindu untukmu
menuliskan bait kasih dalam asa ini

sayang,, aku ingin kau kembali..