Tsunami matahari adalah ledakan di permukaan matahari yang dampaknya hanya terasa di sekitar titik ledakan. Tsunami matahari merupakan siklus biasa yang terjadi setiap 11 tahunan . Ledakan yang terjadi pekan lalu dan sempat terekam oleh sejumlah satelit, termasuk stasiun pemantau matahari milik Nasa, Solar Dynamics Observatory, diperkirakan akan meluncur mencapai bumi. Gelombang energi itulah yang digambarkan seperti sebuah tsunami yang melintasi jarak 93 juta mil melintasi angkasa dan menuju planet bumi.

Para ilmuwan yang memperkirakan akan terjadi tsunami matahari pada Selasa 3 agustus 2010, ternyata dibantah oleh Profesor Riset Astronomi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin. Kejadian sebenarnya adalah terjadi ledakan atau flare kecil di matahari pada 1 Agustus 2010 sekitar pukul 16.00 WIB, bila itu mengarah ke bumi, dampaknya kemungkinan baru terasa sekitar 3 Agustus, tetapi tidak signifikan, dan lebih lanjut dia menegaskan “Tidak ada tsunami atau badai matahari saat ini,”.

Saat ini dari pantauan para peneliti matahari di Lapan, aktivitas matahari memang sedang menuju puncak. Namun titik hitam (sun spot) matahari masih kecil-kecil. Dari hasil pengamatan, membesarnya bintik hitam yang kemungkinan menimbulkan badai matahari, diperkirakan baru akan terjadi pada 2014 mendatang. Kita berdoa saja semoga Tsunami Matahari ini tidak terjadi. Kalaupun terjadi semoga tidak mengancam kehidupan manusia di bumi ini, ujar Kepala Bidang Matahari dan Antariksa LAPAN Bachtiar Anwar yang dikutip dari Tempointeraktif, Selasa (03/08/2010).