Dimulai pada pukul 11.00 WIB minggu 6 september 2009, rombongan STERIL bergegas menunggangi motornya masing2. Star dimulai dari Suzuku Centre menuju Bandar Jaya. Dalam perjalanan tersebut rombongan melakukan sholat zuhur berjama’ah di tegineneng.. Perjalananpun dilanjutkan kembali, dan setiba di gunung sugih hujan pun turun membasahi jalanan dan menimbulkan lumpur dan jalan licin, akibatnya tiga orang anggota STERIL pun terpelesat dan tabrakan beruntun tak dapat dielakkan. Bro wanto Bro Angga dan Bro Ibenk terduduk lesu melihat motornya yang saat itu terlihat lecet akibat gesekan dengan aspal jalanan. sementara anggota yang lain membantu membenahi motor yang jatuh dan lalu lintas yang sedikit macet.

Setelah beberapa saat perjalananpun dilanjutkan, dan sekitar pukul 14.00 rombongan tiba di Suzuki Andri Motor Yukum Jaya. Pada beberapa kesempatan STERIL menyempatkankan berfoto bersama dengan karyawan dan pemilik Dealer andri Motor. dan selanjutnya perjalanan dilanjutkan menuju panti asuhan Fajar Imani Yukum Jaya untuk melakukan pembagian sembako pada rangkaian bakti sosial STERIL 1430 H. Ditempat tersebut STERIL diterima dan sembako pun di berikan kepada pengurus panti dengan harapan dapat membantu meringankan dan berbagi bersama dengan anak2 panti tersebut.

Rangkaian perjalanan Baksos pun berlanjut menuju kota Metro tepatnya panti asuhan Budi Utomo.Ditempat ini sembakopun diberikan pada pengurus panti yang sebelumya telah menerima kedatangan kami dengan sangat baik dan ramah.  Disini STERIL pun menyempatkan berfoto dan bersalam2an dengan seluruh anak dan pengurus panti asuhan Budi Utomo.

Tak terasa hari pun telah sore, waktu berbuka pun sebentar lagi, Rombongan STERIL ngabuburit dengan melakukan rolling thunder mengitari kota metro dan berakhir di alun2. Saat berbuka yang ditunggu2 pun datang, segelas teh dan beberapa snack pun menjadi menu berbuka kami. Kamipun berbincang2 dan bergurau mengisi kekosongan gelap yang sudah mulai turun. Setelah kami melakukan sholat magrib, rombongan pun menuju rumah makan untuk makan malam. Nasi, sayur, lalapan dan ayam menjadi menu makan malam kami saat itu. Rasa lapar pun hilang, seiring dengan masuknya santapan yang melalui kerongkongan. Setelah beberapa saat duduk melepas perasaan kenyang, STERIL pun kembali ke Bandar Lampung. Sampilah di Bandar Lampung pada pukul 21.00 WIB. dan kamipun berpisah kerumah masing2. Namun tidak sampai disitu, akibat kelelahan bro amar salah saru pengurus STERIL tergusur aspal. Seorang bapak tua yang merasa telah membuat bro amar terjatuh segera meminta maaf dan akhirnya kamipun kembali pulang untuk beristirahat. Pengalaman seru, mengasyikkan dan mengharukan mengiringi perjalanan STERIL BAKSOS 1430 H.