1. Patuhi rambu-rambu lalu lintas yang terpasang di sepanjang perjalanan.
2. Nyalakan lampu sein saat belok dan pindah jalur, sesuaikan dengan arah
yang anda inginkan.
3. Pada malam hari dengan jalan lurus, maka nyalakan lampu besar dengan
jarak dekat, jangan gunakan lampu jauh karena akan mengganggu pandangan bagi
pengendara dari arah berlawanan.
4. Nyalakan lampu dim jika anda ingin mendahului pengendara di depan Anda
Jangan nyalakan lampu dim dengan frekuensi berlebihan, karena akan
memancing kemarahan dan mengganggu konsentrasi pengendara lain di depan anda.
5. Jaga jarak aman anda, yaitu sekitar 40~100 meter pada saat anda
berkendar dengan kecepatan 80~100 km/jam.
6. Sesuaikan kecepatan kendaraan anda dengan pengendara di depan anda.
Jangan terpancing pengendara lain yang berkendara kebut-kebutan.
7. Lakukan pengereman dengan menjaga jarak aman dan hindari mengerem
secara mendadak.
8. Aktifkan klakson seperlunya. Jangan menyalakan klakson di tempat tertentu
dengan rambu lalu lintas yang sudah jelas (Dilarang mengaktifkan klakson).
9. Berikan jalan terlebih dahului bagi kendaraan-kendaraan dalam kondisi
darurat, seperti: ambulance, pemadam kebakaran, mobil patroli.
10. Gunakan lajur kanan saat anda mendahului pengendara lain dan gunakan
lajur kiri saat anda berkendara dengan kecepatan normal (batas kecepatan
yang disarankan, contoh 60~80 km/jam).
11. Tetaplah pada lajur semula pada saat di jalan macet untuk menghindari
kemacetan yang lebih parah.
12. Nyalakan lampu hazard (lampu darurat) dan pasanglah segitiga pengaman
pada bagian depan atau belakang kendaraan anda, sesuaikan dengan dari
arah mana kendaraan lain menuju kekendaraan Anda.
13. Jangan mendahului kendaraan lain bila Anda ragu-ragu.