1. Tangan kiri diangkat ke atas dan dikepal.. Berhenti, Bro!

2. Tangan kiri mengacungkan angka 1 atau 2.. Bikin 1 barisan kalo yang diacungkan angka 1 (jari telunjuk) atau 2 barisan kalo yang diacungkan angka 2 (jari telunjuk dan jari tengah).

3. Kaki kiri atau kaki kanan turun.. Kaki kiri turun berarti jalanan berlubang di sebelah kiri. Kaki kanan turun berarti jalanan berlubang di sebelah kanan

4. Kedua kaki diturunkan.. Ada polisi tidur, jalan ngga rata atau rusak. Jadi mendingan turunin kecepatan dan hati-hati.

5. Jari tangan kiri tunjuk arah.. Kalo jari tangan kiri tunjuk ke arah kiri berarti aba-aba belok kiri. Jari tangan kiri tunjuk ke kanan berarti aba-aba belok kanan.

6. Tangan kiri diangkat, kelima jari dibuka terus diayun-ayun ke depan-belakang Rombongan mulai maju. Atau kalo pas lewat perempatan/pertigaan, rombongan ngga berhenti tapi tetap jalan dengan kecepatan konstan.

7. Tangan kiri diangkat, dikepal lalu buka kelima jari (dilakukan berulang-ulang).. Hati-hati dan kurangi kecepatan, Bro.

8. Kedua kaki turun-naik, pergelangan kaki bergerak ke kanan-kiri berulang-ulang.. Jalan di depan licin, mendingan turunin kecepatan dan hati-hati. Pokoknya ikuti jalur leader aja dah.

9. Tangan menunjuk ke arah tangki bensin.. Waktunya isi bahan bakar, Bro!

10. Tangan dikepalkan terus dilambaikan ke kiri.. Isyarat buat berhenti dan minggir, baik untuk minum atau istirahat sejenak.